Information – Berita Terkini Indonesia dan Dunia – CNBC Indonesia
Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran besar pada perekonomian dan menjadi salah satu motor pertumbuhan. Sepanjang 2024 pendapatan konsolidasi BUMN mencapai Rp 3.128 triliun, dengan laba bersih konsolidasi mencapai Rp 304 triliun.
Dari jumlah ini, akan ada dividen yang diterima oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sekitar Rp 114 triliun. Seperti diketahui BPI Danantara berperan mengelola aset BUMN, dan mengoptimalkan dividen serta investasi dari perusahaan pelat merah.
Kehadiran BPI Danantara, besarnya pendapatan, laba, hingga dividen BUMN semakin mengokohkan perannya sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bahkan, perusahaan-perusahaan pelat merah ini diharapkan dapat berkontribusi US$ 50 miliar atau setara Rp 810 triliun (asumsi kurs Rp 16.200/US$) untuk mendukung APBN.
Leader Running Officer Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Dony Oskaria mengatakan pengelolaan BUMN yang tepat dapat memberikan kontribusi signifikan pada fiskal dan pertumbuhan ekonomi ke depannya. Sebagai informasi, jumlah BUMN di Indonesia mencapai 1.046 perusahaan, termasuk dengan anak, cucu, hingga cicit perusahaan.
“Untuk menuju US$ 50 miliar yang diharapkan presiden tentu elementary perusahaan kita rapikan,” sebut Dony.
BPI Danantara pun hadir di saat yang tepat, ketika tensi geopolitik dunia meningkat tajam. Hal ini pun menyadarkan banyak negara untuk bersandar pada kekuatan ekonomi dalam negeri, dan memperkuat BUMN sehingga bisa memberikan nilai tambah.
Mengingat pentingnya peran BUMN, kinerja keuangan dan capaian bisnisnya pun menjadi sorotan masyarakat. Dengan begitu, BUMN dapat menunjukan kinerjanya yang forged, serta kontribusi nyata dalam mendorong perekonomian nasional.
Untuk membedah secara rinci kinerja BUMN dan kontribusinya pada perekonomian, CNBC Indonesia mempersembahkan “Danantara BUMN Efficiency Record”. Dengan tema “Kiprah BUMN Mendukung Goal Pertumbuhan Ekonomi 8%”, acara ini akan hadir pada Agustus-September 2025 di program Squawk Field, Benefit, Energy Lunch, Remaining Bell, Night Up.
Perwakilan Danantara seperti Rosan Roeslani – CEO Danantara, Pandu Patria Sjahrir – Leader Funding Officer Danantara, dan Dony Oskaria – Leader Running Officer Danantara, akan hadir untuk membuka dan menutup rangkaian acara ini.
Jangan lewatkan Danantara BUMN Efficiency Record 2025 secara eksklusif dan are living di CNBC Indonesia TV dan streaming di CNBCIndonesia.com.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Subsequent Article
Video: Pemerintah Usul Hapus Utang Sesama BUMN Jika Ada yang Pailit